Rabu, 21 Januari 2015

Keuntungan dan Kerugian Suspensi

a.  Keuntungan dari suspensi
Ø Menurut Ansel
·    Obat-obatan tertentu tidak stabil secara kimia bila ada dalam larutan tapi stabil bila disuspensi. Dalam hal seperti ini suspensi oral menjamin stabilitas kimia dan memungkinkan trappi denngan cairan.
·   Untuk banyak pasien bentuk cair lebbih disukai ketimbang bentuk padat (tablet atau kapsul dari obat yang sama). Karena mudahnya menelan cairan dan keluwesan dalam pemberian dosis. Pemberian dosis yang relatif sangat besar, aman, mudah diberikan untuk anak-anak juga muda diatur penyesuaian dosisnya untuk anak-anak.
Ø Menurut Farmasi Fisika
          Suspensi memberi andil dalam bidang farmasi dan kedokteran dalam hal mebuat zat-zat yang tidak larut dan seringkali tidak enak rasanya meenjadi suatu sediaan yang enak ataau juga dalam membentuk sediaan obat kulit yang cocok untuk penggunaan pada kulit dan pada meembran mukosa, serta dalam hal pemberian parenteral dari obat-obat yang tidak larut.
Ø Menurut parrot
          Suspensi merupakan penyebaraan yang lebih baik pada saluran pencernaan ddibandingkan bentuk padatan karena partikel yang kecil antara 1-50 mikron yang terdistribusi tanpa hambatan beeberapa paasien tidak menerima rasa yang tidak enak, ini dapat diperbaiki tanpa hambatan. Beberapa pasien tiak menerima rasa yang tidak enak, ini dapaat diperbaiki dengan suspensi dari derivat yang tidak larut, sebagai contoh kloramfenikol palmitat dan triasetilleadomian seperti molekul terlarut merangsang pangkal rasa. Lama menyimpan suspensi dari campuran obat lebih baik dari pada campuran dalam bentuk campuran.
Ø Menurut scoville’s, hal. 298
          Suspensi mempunyai 2 keuntungan, internal dari eksternal. Untuk internal aksi perlindungan atau aksi yang lebih lama, kedua aksi ini mungkin dipertinggi oleh ketidaklarutan dalam kasus suspensi injeksi intramuskular ini suspensi bahan obat digambarkan sehingga cadangan pelepasan eksternal obat diperpanjang suspensi juga meempunyai keuntungan dalam beberapa bentuk cairan yang cocok untuk mencampur bahan yang tidak stabil dalam larutan contoh-contoh larutan penisillin rusak dengan cepat dalam aktivitas bentuknya.
Ø Menurut RPS
          Sediaan yang disebut diatas (suspensi) mengandung beberapa keuntungan yang lebih dari bentuk padatan obat tidak larut dalam karakteristik cairan, suspensi menjamin keseragaman dosis. Tetapi ada beberapa masalah dalam mempertahankan konsentrasi dosis aturan pakai. Rasa yang tidak enak dapat ditutupi dengan menggunakan suspensi obat atau derivat obat. Sebagai contoh kloramfenikol, palmitat, suspensi dibuat dari resin-resin penukaran ion yang mengandung ion obat dapat digunakan tidak hanya untuk mengurangi rasa obat tetapi juga menghasilkan produk yang akssinya diperpanjang sejak obat diubah secara lambat oleh ion-ion lain dalam saluran pencernaan. Suspensi juga stabil secara kimia dibandingkan larutan terutama yang penting dengan beberapa antibiotik dari ahlli farmasi sering menyebutnya suspensi untuk mendispersi bahan obat. Sebagai tambahan suspensi merupakan bentuk sediaan yang ideal untuk beberapa pasien yang sukar menelan tablet dan kapsul, dimana dikhususkan pemberian obat untuk anak-anak.
b.  Kerugian dari suspensi
Ø Menurut ansel
          Hampir semua suspensi harus dikocok sebelum digunakan karena obat cenderung mengendap ini tidak hanya menjamin keseragaman preparat tapi yang lebih paling bagi adalah pemberian dosis yang tepat.
Ø Menurut farmasi fisika
          Suatu kerugian dari sistem yang mengalami flokulasi ini telah disebutkan sebelumnya ialah terbentuknya lempengan yang padat (compact cake) bila partikel-partikel akhirnya mengendap karena alasan inilah formulasi suspensi yang megalami flokulasi ini telah diperjuangkan tahun-tahun terakhir ini, kestabilan fisika optimum pencampuran akan diperoleh bila suspensi tersebut diformulasi dengan partikel yang mengalami flokulasi dari suatu pembawa yang berstruktur ari tipe koloid hidrofilik. Akibatnya sebagian besar dari diskusi berikut akan berhubungan dengan pendekatan apapun yang digunakan produk tersebut harus (1) mengalir dengan segera dari wadahnya dan (2) mempunyai disstribusi partikel yang merata dosisnya.
Ø Menurut Lachman, hal. 986
          Hampir semua sistem suspensi memisah pada pendiaman obat karena itu, perlakuan utama membuat formulasi bukanlah untuk mencoba mengeliminasi pemisah, tetapi untuk mengurangi laju pemindahan dan pemberian kemampuan tersusun kembali dengan mudah dari tiap partikel kecil yang diendapkan.
·      Homogenitas sulit untuk dipertahankan dalam waktu yang lama, karena suspensi yang mengalami flokulasi sering membentuk lempeng yang (compact cake) bila partikel-partikel akhirnya mengendap.
·      Pada suspensi harus dilakukan pengocokan agar tidak terjadi pengendapan.
· Terjadin caking dan partikel-partikel dalam ddapar sehingga dapat mempertahankan terjadinya dispersi kembali.
·      Terjadi pengendapan dan partikel-partikel pendispersi.
·      Hampir semua sistem suspensi memisah pada saat pendiaman, yaitu pemisahan antara fasse-fase pendispersi (partikel-partikel kecil yang tidak larut) dalam fase pendispersi (cairan pembawa).

Share this

0 Comment to "Keuntungan dan Kerugian Suspensi"

Posting Komentar

Komentar Anda Adalah Motivasi Untuk Saya